Senin, 12 Desember 2011
Kamis, 08 Desember 2011
Minggu, 13 November 2011
Kisah Unik Wallpaper Windows XP

Para pengguna komputer dengan sistem operasi Microsoft Windows XP, pasti tak asing dengan Bliss, yang merupakan salah satu wallpaper bawaan sistem operasi ini. Ternyata foto hamparan kebun anggur yang hijau di California ini menyimpan cerita seru di baliknya.
Adalah Chuck O'Rear yang mengambil foto ini saat sedang dalam perjalanan dari Napa, California, ke San Fransisco untuk mengunjungi kekasihnya. Pria yang dulunya berprofesi sebagai fotografer untuk majalah National Geographic ini mengaku terkesima dengan keindahan kebun anggur yang dilewatinya sepanjang perjalanan.
"Saya melewati rute yang sama selama berminggu-minggu selama tahun 2002 atau 2003 ketika itu. Namun saya ingat, ketika itu bulan Januari, dan kebun itu hijaunya terlihat sangat bagus sehingga saya memutuskan untuk berhenti dan memotretnya sebelum melanjutkan perjalanan," tutur O'Rear, seperti dikutip dari harian Daily Mail.
Pria yang bekerja selama 25 tahun untuk National Geographic ini begitu terkesima dengan perpaduan hamparan kebun anggur hijau dan langit biru California dengan arak-arakan awan putih. Instingnya untuk mengabadikan momen itu muncul, sementara kebanyakan orang mungkin hanya akan melewati pemandangan itu saja.
Fotografer yang saat ini berusia 69 tahun ini sudah lupa tentang foto yang diambilnya, hingga suatu saat mendapat telepon dari agen foto Corbis yang mengabarkan bahwa Microsoft ingin menginginkan foto aslinya. Sadarlah O'Rear bahwa sesuatu yang luar biasa telah terjadi.
Foto yang diambilnya disebut-sebut menjadi foto kedua dengan lisensi termahal yang dibeli Microsoft, walau ia menolak menyebutkan besaran nominal yang diperolehnya.
O'Rear mengaku sama sekali tak menduga foto karyanya akan dikenal di seluruh dunia. Apalagi dengan jadi wallpaper salah satu sistem operasi tersukses di dunia ini.
"Mungkin foto saya adalah salah satu foto paling dikenal di dunia. Kalau Anda pergi ke sebuah desa di Bangladesh atau bertanya pada seseorang di jalanan Cina, mereka pasti tahu itu foto apa," katanya.
O'Rear sendiri adalah pengguna Mac, komputer buatan Apple, pesaing abadi Microsoft.
sumber : VIVAnews
Bumi Selamat karena Jupiter Usir Planet Besar

David Nesvorny, peneliti dari Southwest Research Institute menyebutkan, ada kemungkinan bahwa tata surya dahulunya memiliki 5 planet raksasa. Bukan empat planet seperti yang ada saat ini.
Seperti diketahui, saat baru terbentuk, planet-planet yang ada di tata surya belum memiliki orbit yang stabil dan kemungkinan besar Jupiter pernah mendekat ke arah Matahari sebelum kembali ke posisinya.
Tetapi, bagaimana Jupiter bisa berpindah posisi tanpa menyebabkan Bumi bertabrakan dengan Mars atau Venus tidak bisa diketahui. Namun, lewat simulasi komputer, dengan menambahkan sebuah planet raksasa dengan massa serupa dengan planet Uranus atau Neptunus, akhirnya semua masuk logika.
Simulasi komputer menunjukkan, satu buah planet besar telah dikeluarkan dari tata surya oleh Jupiter. Setelah planet raksasa di tata surya tinggal empat buah, Jupiter kemudian bisa berpindah kembali ke posisi awal dan membuat susunan planet-planet tersisa menjadi seperti saat ini tanpa mengganggu planet-planet dalam.
“Kemungkinan bahwa pada awalnya sistem tata surya memiliki lebih dari empat planet raksasa dan kemudian melepaskan beberapa di antaranya tampak dimungkinkan jika melihat temuan sejumlah planet yang bergerak bebas di ruang antar galaksi beberapa waktu terakhir,” kata Nesvorny, seperti dikutip dari Astronomy Now, 13 November 2011.
Nesvorny menyebutkan, temuan-temuan itu mengindikasikan bahwa proses pengusiran planet-planet dari sistem tata surya merupakan hal yang umum terjadi. Temuan ini sendiri dipublikasikan di jurnal The Astrophysical Journal Letters.
Perpindahan posisi planet Jupiter saat sistem tata surya baru lahir sendiri sudah diteliti sejak lama. Menurut pelenliti, salah satu efek sampingnya adalah yang mengakibatkan ukuran planet Mars menjadi kerdil dibanding planet-planet tetangganya. (umi)
sumber : VIVAnews
Sehari, Game Modern Warfare 3 Raih Rp3,5T

Call of Duty: Modern Warfare 3, game terbaru yang dirilis oleh Activision Blizzard berhasil meraih keuntungan lebih dari US$400 juta atau Rp3,5 triliun di hari pertama penjualan. Padahal, angka tersebut diraih hanya dari toko-toko game di Amerika Serikat dan Inggris saja.
Dalam keterangannya, Activision menyebutkan, game terpopuler yang mereka rilis untuk musim liburan tahun ini tersebut terjual lebih dari 6,5 juta kopi. Raihan ini memecahkan rekor mereka sebelumnya di tahun lalu yang menjual sebanyak 5,6 juta kopi dan meraih keuntungan penjualan sebesar US$360 juta atau sekitar Rp3,2 triliun.
Sebagai informasi, rekor yang mereka capai tahun lalu tersebut merupakan rekor milik game dari genre yang sama, bahkan sekuel terdahulu, yakni Call of Duty: Black Ops.
Dikutip dari Reuters, 13 November 2011, selain laris manis di hari pertama penjualan, game tersebut juga terus diminati penggemar game dan meraih keuntungan hingga US$1 miliar atau sekitar Rp8,9 triliun, kurang dari dua bulan setelah diluncurkan.
Seperti VIVAnews laporkan sebelumnya, Call of Duty: Black Ops merupakan game paling laris sepanjang masa. Namun demikian di sisi lain, game itu juga merupakan game yang paling sering dibajak di tahun 2010 lalu.
sumber : vivanews.com










